10 Zat Gizi Yang Dibutuhkan Untuk Pertumbuhan Anak

10 Zat Gizi Yang Dibutuhkan Untuk Pertumbuhan Anak
Memenuhi kebutuhan gizi anak pada masa tumbuh kembangnya bisa dilakukan dengan menyiapkan aneka jenis makanan bergizi dengan porsi seimbang.

Masa kanak-kanak merupakan momen emas paling berharga untuk buah hati Anda, karena pemenuhan kebutuhan gizi anak pada masa tersebut akan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Sebagai orang tua modern berwawasan luas, Anda tentu ingin mendukung masa tumbuh kembang anak semaksimal mungkin. Agar buah hati Anda berkembang menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan aktif. Ulasan lengkap seputar kebutuhan gizi anak berikut ini pasti akan menambah pengetahuan Anda, sehingga kebutuhan gizi harian anak bisa dipenuhi secara efektif setiap hari.


Pentingnya Pemenuhan Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak

Sejak lahir, anak-anak membutuhkan asupan gizi maksimal untuk mendukung tumbuh kembangnya secara keseluruhan. Pada masa awal kehidupan, kebutuhan gizi anak bisa dipenuhi melalui konsumsi ASI atau susu formula (sufor). Seiring dengan bertambahnya usia, kebutuhan gizi anak tentu semakin banyak dan beragam. Anak-anak dapat memperoleh asupan gizi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Itulah sebabnya buah hati Anda wajib mengkonsumsi beragam bahan makanan yang kaya gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi dalam jumlah cukup akan terhindar dari risiko stunting, daya tahan tubuh lemah, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Selain itu, asupan gizi harian dalam porsi seimbang juga membuat anak-anak semakin berenergi dan proaktif ketika beraktivitas sepanjang hari.


Mengenal Tahap-Tahap Pertumbuhan Anak

Tahap pertumbuhan anak bisa dikelompokkan menjadi beberapa fase, yaitu:


Masa Bayi (Usia 0-11 bulan)

Masa tumbuh kembang bayi dibagi lagi menjadi dua tahap, yaitu:


● Masa Neonatal (0-28 hari)

Masa neonatal berlangsung pada hari pertama hingga ke-28 sejak bayi dilahirkan. Pada masa pertumbuhan ini, organ-organ tubuh bayi mulai beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sirkulasi darah dalam tubuh bayi juga mengalami perubahan dibandingkan dengan sirkulasi udara saat masih di dalam kandungan.


● Masa Post Neonatal (29 hari-11 bulan)

Setelah masa neonatal, tumbuh kembang bayi dilanjutkan dengan masa post neonatal hingga usia sebelas bulan. Pada tahapan pertumbuhan ini, seluruh fungsi organ bayi akan mengalami pertumbuhan pesat. Terutama pada bagian sistem saraf. Inilah yang membuat bayi mulai membutuhkan asupan gizi tambahan dari Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) setelah mencapai usia enam bulan.



Masa Toddler (Usia 1-3 tahun)

Tumbuh kembang otak anak berlangsung sangat cepat selama masa toddler berlangsung. Banyak sel otak baru akan terbentuk dan membentuk jaringan saraf yang kompleks. Tumbuh kembang otak tentu akan mempengaruhi kecerdasan anak secara keseluruhan. Di samping itu, perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan fungsi ekskresi (sistem pembuangan tubuh) anak juga akan mengalami kemajuan.

Di masa toddler, anak-anak akan tergerak untuk mempelajari banyak hal baru. Tidak hanya semakin lancar berjalan dan berbicara, anak-anak usia toddler pasti juga tertarik dengan berbagai benda di sekitarnya. Pada masa ini, anak-anak juga sudah pandai meniru orang lain, mulai bersosialisasi, dan mampu mengembangkan kreativitas.


Masa Anak Pra Sekolah (Usia 3-6 Tahun)

Anak-anak membutuhkan rangsangan untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi dan komunikasi pada masa pra sekolah. Panca indra dan memori anak juga harus diasah secara maksimal agar fungsinya semakin sempurna. Sebaiknya anak-anak pada masa pra sekolah tidak diperkenankan menggunakan gadget terlalu lama. Supaya anak-anak punya keinginan lebih besar untuk melakukan eksplorasi terhadap hal-hal di sekelilingnya.


Masa Anak Sekolah (Usia 6-12 Tahun)

Pada fase ini, pertambahan tinggi anak harus mencapai minimal 5 cm setiap tahun. Karena pertambahan tinggi badan bisa menjadi salah satu indikator keberhasilan tumbuh kembang anak. Anda wajib memberikan perhatian lebih untuk urusan gizi anak pada masa ini. Sebab biasanya aktivitas anak akan semakin padat, sehingga anak-anak butuh energi lebih banyak untuk mempelajari berbagai ilmu dan kemampuan baru setiap hari.


Masa Remaja (13-18 Tahun)

Masa remaja adalah momen yang menyempurnakan kematangan fisik anak. Karena anak-anak akan mengalami pubertas pada masa tersebut. Fisik remaja sudah 95% menyerupai fisik orang dewasa. Kematangan organ reproduksinya pun sudah sempurna. Masa remaja membuat anak-anak mampu berpikir secara matang. Terutama bila anak sudah memperoleh stimulasi positif dari lingkungan sekitarnya sejak masa kanak-kanak.


Kebutuhan Gizi Anak pada Setiap Fase Pertumbuhan

Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang berbeda pada setiap fase pertumbuhannya. Jika Anda sudah memahami ulasan tentang kebutuhan gizi anak berikut ini, Anda pasti bisa memenuhinya secara maksimal:


Masa Bayi

Ketika baru dilahirkan hingga usia enam bulan, bayi membutuhkan asupan gizi yang berasal dari ASI. Itulah sebabnya, para ibu harus memenuhi kebutuhan gizi harian dengan baik agar dapat memproduksi ASI berkualitas. Bila bayi tidak bisa memperoleh asupan ASI yang cukup, Anda dapat mengkombinasikannya dengan susu formula (sufor). Kandungan gizi sufor telah diformulasikan khusus untuk kebutuhan bayi. Sehingga bayi tetap memperoleh asupan gizi maksimal walaupun tidak mengkonsumsi ASI.


Masa Toddler

Sejak bayi melewati usia enam bulan hingga masa toddler, Anda mulai bisa memperkenalkan beragam jenis makanan bergizi. Karena bayi sudah mulai memiliki gigi dan sistem pencernaannya semakin kuat. Anda dapat mengawalinya dengan membuat pure yang terbuat dari sumber karbohidrat, buah-buahan, atau sayuran.

Jika buah hati Anda sudah beradaptasi dengan tekstur pure, Anda bisa mengajak anak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan secara langsung. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak, mengajak anak untuk makan secara mandiri juga dapat melatih kemampuan motorik kasarnya. Sehingga anak-anak bisa belajar fokus melakukan berbagai kegiatan sederhana. Anak-anak pada masa toddler juga mulai membutuhkan asupan air dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Kalau buah hati Anda tidak memiliki riwayat alergi, Anda bisa memberikan produk turunan susu sapi dan kedelai sebagai bahan makanan selingan.


Masa Pra Sekolah, Sekolah, dan Remaja

Sejak memasuki usia pra sekolah, anak-anak akan mulai memperlihatkan kegemaran terhadap jenis makanan tertentu. Namun, Anda tetap harus mengarahkan anak untuk mengkonsumsi semua jenis makanan dengan porsi seimbang. Selain membutuhkan asupan karbohidrat, lemak, protein, dan air, anak-anak juga membutuhkan zat-zat mikronutrisi berupa aneka vitamin, asam amino, dan mineral.

Anak-anak yang mengalami kekurangan asupan gizi tertentu berisiko mengalami gangguan kesehatan, kelebihan berat badan, dan gangguan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, kebutuhan gizi anak harus dipenuhi secara efektif agar tumbuh kembang anak mencapai batas maksimal di usia dewasa.


10 Zat Gizi yang Dibutuhkan dalam Masa Pertumbuhan Anak

Sebenarnya Anda tidak akan kesulitan mendapatkan sepuluh zat gizi ini untuk mendukung tumbuh kembang anak. Karena zat-zat gizi berikut ini terdapat dalam berbagai bahan makanan:


1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Asupan karbohidrat juga penting untuk memaksimalkan fungsi otak. Sumber karbohidrat ternyata bukan hanya dari nasi dan umbi-umbian. Anda juga bisa memperoleh karbohidrat dari gandum, jagung, oatmeal, quinoa, dan bahan-bahan makanan lainnya.


2. Lemak

Jangan mengabaikan manfaat lemak bagi tubuh. Konsumsi lemak dengan jumlah seimbang sangat penting untuk membantu melarutkan vitamin A, D, E, K dan melindungi fungsi organ-organ tubuh. Asupan lemak sehat bersumber dari berbagai jenis makanan seperti ikan, susu, avokad, dan minyak zaitun.

Kini, Anda juga tak akan kesulitan memenuhi kebutuhan lemak bagi anak, karena Anda bisa mengandalkan margarin Blue Band Serbaguna. Tidak hanya menyempurnakan cita rasa dan aroma aneka hidangan, margarin Blue Band Serbaguna juga mengandung lemak nabati, vitamin A, B1, B2, D, dan E serta omega 3 dan 6, sehingga Anda bisa menyajikan aneka makanan lezat nan bergizi untuk buah hati Anda secara praktis. Persediaan margarin Blue Band Serbaguna di dapur akan membantu Anda menyiapkan kreasi hidangan istimewa.


3. Protein

Asupan protein dibutuhkan untuk mendukung regenerasi sel-sel tubuh dan memaksimalkan pertumbuhan otot. Organ-organ tubuh lainnya seperti rambut dan kulit juga butuh protein agar selalu sehat. Anda bisa memperoleh asupan protein dari dua jenis sumber makanan, yaitu protein hewani (dari hewan) dan protein nabati (dari tumbuh-tumbuhan). Protein hewani dapat diperoleh dari aneka jenis daging, hidangan laut, unggas, susu, dan produk turunan susu. Sedangkan protein nabati bisa didapatkan dari kacang-kacangan dan produk turunannya.


4. Aneka Jenis Vitamin

Buah hati Anda juga membutuhkan semua jenis vitamin, yaitu vitamin A, B, C, D, E, dan K untuk menunjang tumbuh kembangnya. Setiap jenis vitamin memiliki manfaat yang berbeda, yaitu:

  • Vitamin A: membantu menjaga fungsi organ hati, mata, dan kulit
  • Vitamin B: memaksimalkan pertumbuhan sistem saraf
  • Vitamin C: membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah sakit.
  • Vitamin D: membentuk dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.
  • Vitamin E: menjaga kesehatan kulit dan organ reproduksi.
  • Vitamin K: mendukung proses pembekuan darah secara optimal.

Aneka jenis vitamin tersebut bisa diperoleh melalui konsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan secara teratur.


5. Kalsium

Konsumsi vitamin D yang berasal dari aneka jenis makanan harus dilengkapi dengan asupan kalsium yang jumlahnya seimbang, karena kalsium merupakan zat utama yang membentuk tulang dan gigi. Kombinasi vitamin D dan kalsium akan mendukung tinggi badan serta pertumbuhan tulang dan gigi anak secara maksimal. Kalsium terdapat dalam berbagai jenis makanan seperti brokoli, aneka ikan laut, serta susu dan produk turunannya.


6. Asam Folat

Anak-anak membutuhkan asupan asam folat untuk memaksimalkan tumbuh kembang otaknya. Jadi, asupan asam folat tak hanya cukup pada masa kehamilan saja. Melainkan juga harus dipenuhi ketika anak-anak mulai memasuki masa toddler. Asupan asam folat terdapat pada kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau, dan buah-buahan.


7. Zat Besi

Anak-anak yang kekurangan asupan zat besi akan mengalami gangguan sirkulasi darah. Akibatnya, anak-anak akan lebih mudah lelah dan lesu saat beraktivitas. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi antara lain bayam, berbagai jenis ikan, daging merah, dan kacang-kacangan.


8. Omega 3

Selain asam folat, ternyata anak-anak juga membutuhkan asupan omega 3 untuk memaksimalkan fungsi otak. Omega 3 terdapat dalam berbagai bahan makanan seperti telur, avokad, minyak zaitun, dan margarin Blue Band Serbaguna. Anak yang mendapatkan asupan omega 3 dalam jumlah seimbang akan memiliki konsentrasi dan daya ingat yang kuat.


9. Serat

Jangan mengabaikan manfaat serat untuk tumbuh kembang anak, karena serat merupakan salah satu jenis gizi anak yang penting. Asupan serat larut akan membantu menjaga kesehatan jantung. Sedangkan serat tidak larut berperan penting untuk memperlancar sistem pencernaan. Asupan serat bisa diperoleh dari sayuran, buah-buahan, rumput laut, dan jenis makanan lainnya. Anak akan terhindar dari risiko sembelit dan merasa kenyang lebih lama kalau tidak kekurangan asupan serat.


10. Delapan Asam Amino Esensial

Anak-anak butuh delapan jenis asam amino esensial untuk mendukung tumbuh kembangnya, yaitu leucine, isoleucine, valine, lycine, threonine, phenylalanine, methionen dan tryptophan. Meskipun anak membutuhkan asam amino esensial dalam jumlah sedikit, tetap saja delapan jenis asam amino tersebut penting untuk kestabilan metabolisme tubuh. Asam amino esensial berperan penting untuk memaksimalkan pertumbuhan otak dan otot di masa kanak-kanak. Konsumsi beragam jenis makanan dengan porsi seimbang akan membantu memenuhi kebutuhan asam amino esensial.

Memenuhi kebutuhan gizi anak bukanlah hal sulit bila Anda sudah tahu seluk beluknya. Jika buah hati memperoleh asupan gizi seimbang, tumbuh kembangnya akan berlangsung maksimal dan Anda pun tidak perlu mengkhawatirkan kesehatannya. Mari menyiapkan aneka makanan bergizi kesukaan buah hati Anda!


Sumber:
liputan6.com/lifestyle/read/2302976/5-asupan-nutrisi-penunjang-tumbuh-kembang-anak
dictio.id/t/bagaimana-tahapan-pertumbuhan-dan-perkembangan-anak/13151
klikdokter.com/rubrik/read/2822728/penting-kebutuhan-nutrisi-anak-sesuai-tingkatan-usia
klikdokter.com/info-sehat/read/2696910/apakah-nutrisi-si-kecil-sudah-tercukupi
dokteranak.org/jenis-gizi-untuk-tumbuh-kembang-anak
sahabatnestle.co.id/content/kesehatan/kesehatan-anak/mengungkap-5-nutrisi-esensial-bagi-pertumbuhan-anak.html
tamagoostyle.com/asupan-gizi-dan-nutrisi-untuk-anak-balita
parentingclub.co.id/smart-stories/top-vitamin-pendukung-proses-tumbuh-kembang-si-kecil
ibudanbalita.com/artikel/gizi-hal-utama-dalam-5-tahun-pertama-pertumbuhan-anak
hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/zat-gizi-pertumbuhan-anak/
kumparan.com/@kumparanmom/5-nutrisi-yang-dibutuhkan-untuk-tumbuh-kembang-anak-27431110790545949
health.detik.com/ibu-dan-anak/d-1827137/nutrisi-yang-diperlukan-untuk-tumbuh-kembang-anak-5-12-tahun
awalsehat.nestle.co.id/nutrisi-di-masa-kritis-pertumbuhan#
motherandbaby.co.id/article/2018/1/19/9174/Kebutuhan-Nutrisi-Sesuai-Usia-Anak
nakita.grid.id/read/026354/ini-kebutuhan-gizi-makro-dan-mikro-di-usia-1-3-tahun?page=all

Diakses pada: 21 Agustus 2018

Tips Tumbuh Kembang Lainnya

Tips Mengolah Seafood dengan Bumbu Rendaman

Tips Mengolah Seafood dengan Bumbu Rendaman

Rahasia menyajikan seafood yang lezat dengan bumbu yang meresap adalah proses perendaman (marinade), berikut ini beberapa tips melakukan proses marinade dengan baik.
Memilih Roti Gandum untuk Sandwich

Memilih Roti Gandum untuk Sandwich

Lantas bagaimana ya caranya memilih roti gandum untuk membuat kreasi sandwich? Kali ini Blueband akan berbagi seputar tips dan cara memilih roti gandum.
Buat Sandwich Ala Vietnam

Buat Sandwich Ala Vietnam

Meskipun sandwich identik dengan hidangan ala Amerika. Mari coba membuat sandwich unik khas vietnam dengan resep Blueban berikut ini.
Berbagai Bahan Penting untuk Aneka Tumisan

Berbagai Bahan Penting untuk Aneka Tumisan

Kali ini, Blue Band akan memberikan ulasan informasi seputar bahan masakan yang cocok digunakan untuk membuat aneka tumisan. Yuk, simak ulasannya berikut ini.
A
A
A
Timer
00
Jam
:
00
Menit
:
00
Detik
Mulai
Reset